BEKASI – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar, sekelompok dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD IT Mutiara, Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru SD dalam Menyusun Materi Ajar Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Melalui Pemanfaatan Microsoft Word dan AI”.
Tuntutan perkembangan teknologi di era digital mengharuskan tenaga pendidik untuk terus beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut mahir dalam menyampaikan materi, tetapi juga harus kreatif dan adaptif dalam memanfaatkan teknologi guna menyusun bahan ajar yang berkualitas sekaligus sesuai dengan kaidah kebahasaan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ratna Salkiawati, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan solusi praktis bagi para guru dalam menghadapi tantangan digitalisasi sekolah.
“Kami melihat adanya peluang besar dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan optimalisasi Microsoft Word untuk membantu efisiensi kerja guru. Namun, esensi dari materi ajar itu sendiri tidak boleh luntur, yaitu tetap harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar,” ujar Ratna di sela-sela kegiatan.
Sinergi Teknologi dan Kaidah Bahasa
Pelatihan yang dihadiri oleh seluruh jajaran guru SDIT Mutiara ini dipandu oleh tim pelaksana yang terdiri dari tujuh orang akademisi lintas disiplin ilmu. Mereka membagikan materi secara komprehensif, mulai dari teknis penulisan, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga evaluasi kesesuaian pedagogis.
Para pemateri yang terlibat aktif dalam memberikan bimbingan antara lain: Ratna Salkiawati, S.T., M.Kom., Hendarman Lubis, S.Kom., M.Kom., Nurfiyah, S.T., M.Kom., Siti Setiawati, M.Pd., M.Pd., Hadi Prayitno, S.Kom., M.Kom., Dr. Rakhmi Khalida, S.T., M.M.S.I., Khairunnisa Fadhilla Ramdhania, M.Si.
Dalam sesi pemaparan, para peserta diajarkan cara mengoptimalkan fitur-fitur tersembunyi pada Microsoft Word untuk merapikan tata letak (layout) dokumen baku. Tidak hanya itu, para guru juga diajak langsung mempraktikkan penggunaan platform berbasis AI sebagai asisten virtual untuk mencari referensi ide, menyusun kerangka materi, hingga mengoreksi kesalahan ketik (typo) secara otomatis berdasarkan Pedoman Ejaan yang Disempurnakan edisi V.
Sambutan Hangat dan Harapan ke Depan
Pihak sekolah SDIT Mutiara menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan PKM ini. Kepala Sekolah SDIT Mutiara menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan para guru saat ini. Melalui pelatihan intensif selama empat jam tersebut, para guru kini memiliki paradigma baru bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu (ツール) yang sangat efektif jika digunakan secara bijak.
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan para guru di SDIT Mutiara, Mustika Jaya, mampu memproduksi materi ajar yang lebih interaktif, rapi, dan komunikatif secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi peningkatan mutu pembelajaran yang berdampak langsung pada prestasi siswa di sekolah.


