Informasi

Penerimaan Mahasiswa Baru Fasilkom Ubharajaya TA. 2026/2027



Tingkatkan Kompetensi Guru, Tim Dosen Universitas Bhayangkara Menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Materi Ajar Berbasis Word dan AI di SD IT Mutiara Bekasi
BEKASI – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar, sekelompok dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD IT Mutiara, Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru SD dalam Menyusun Materi Ajar Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Melalui Pemanfaatan Microsoft Word dan AI”.
Tuntutan perkembangan teknologi di era digital mengharuskan tenaga pendidik untuk terus beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut mahir dalam menyampaikan materi, tetapi juga harus kreatif dan adaptif dalam memanfaatkan teknologi guna menyusun bahan ajar yang berkualitas sekaligus sesuai dengan kaidah kebahasaan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ratna Salkiawati, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan solusi praktis bagi para guru dalam menghadapi tantangan digitalisasi sekolah.
“Kami melihat adanya peluang besar dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan optimalisasi Microsoft Word untuk membantu efisiensi kerja guru. Namun, esensi dari materi ajar itu sendiri tidak boleh luntur, yaitu tetap harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar,” ujar Ratna di sela-sela kegiatan.
Sinergi Teknologi dan Kaidah Bahasa
Pelatihan yang dihadiri oleh seluruh jajaran guru SDIT Mutiara ini dipandu oleh tim pelaksana yang terdiri dari tujuh orang akademisi lintas disiplin ilmu. Mereka membagikan materi secara komprehensif, mulai dari teknis penulisan, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga evaluasi kesesuaian pedagogis.
Para pemateri yang terlibat aktif dalam memberikan bimbingan antara lain: Ratna Salkiawati, S.T., M.Kom., Hendarman Lubis, S.Kom., M.Kom., Nurfiyah, S.T., M.Kom., Siti Setiawati, M.Pd., M.Pd., Hadi Prayitno, S.Kom., M.Kom., Dr. Rakhmi Khalida, S.T., M.M.S.I., Khairunnisa Fadhilla Ramdhania, M.Si.
Dalam sesi pemaparan, para peserta diajarkan cara mengoptimalkan fitur-fitur tersembunyi pada Microsoft Word untuk merapikan tata letak (layout) dokumen baku. Tidak hanya itu, para guru juga diajak langsung mempraktikkan penggunaan platform berbasis AI sebagai asisten virtual untuk mencari referensi ide, menyusun kerangka materi, hingga mengoreksi kesalahan ketik (typo) secara otomatis berdasarkan Pedoman Ejaan yang Disempurnakan edisi V.
Sambutan Hangat dan Harapan ke Depan
Pihak sekolah SDIT Mutiara menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan PKM ini. Kepala Sekolah SDIT Mutiara menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan para guru saat ini. Melalui pelatihan intensif selama empat jam tersebut, para guru kini memiliki paradigma baru bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu (ツール) yang sangat efektif jika digunakan secara bijak.
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan para guru di SDIT Mutiara, Mustika Jaya, mampu memproduksi materi ajar yang lebih interaktif, rapi, dan komunikatif secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi peningkatan mutu pembelajaran yang berdampak langsung pada prestasi siswa di sekolah.

Obituari


Integritas sebagai ‘Source Code’: Wadek 1 Fasilkom Ubhara Jaya Tekankan Kepemimpinan Berbasis Karakter dalam Debat Calon Ketua BEM
BEKASI – Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Rakhmat Purnomo, S.Pd., S.Kom., M.Kom., menghadiri kegiatan Komisi Pemilihan Raya mahasiswa dalam rangka menggali visi dan konsep para calon pemimpin organisasi mahasiswa. Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Komisi Pemilihan Raya ini diselenggarakan di Ruang MY-105, Gedung M. Yasin, pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Agenda utama kegiatan ini adalah sesi debat dan wawancara untuk membedah ide serta wawasan dari Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Fasilkom periode 2026/2027. Selain sebagai ajang pengenalan kandidat, acara ini bertujuan menjadi wadah diskusi dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi civitas akademika.
Analogi UI/UX dalam Kepemimpinan
Dalam sambutannya, Rakhmat Purnomo memberikan apresiasi tinggi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan indikator awal untuk melahirkan pemimpin yang unggul. Menggunakan analogi yang relevan dengan bidang informatika, beliau menyoroti pentingnya aspek User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada diri seorang pemimpin.
“Kegiatan ini menjadi ajang kita semua mengenal UI/UX calon pemimpin. Jika ‘UI’ atau tampilan luar yang dapat kita lihat dari foto pasangan calon, maka ‘UX’ atau pengalaman kepemimpinan akan teruji dari bagaimana mereka merespons aspirasi mahasiswa. Jangan sampai pemimpin justru sering loading saat dibutuhkan,” ujar Rakhmat dalam arahannya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa integritas adalah source code atau kode dasar dalam berorganisasi. Menurutnya, jika kode dasar tersebut cacat sejak awal, maka seluruh program kerja yang disusun akan mengalami runtime error. Beliau berpesan agar pemimpin masa depan mampu menyelaraskan kata dengan perbuatan serta mengedepankan kolaborasi di atas kompetisi.
Mekanisme Aspirasi dan Demonstrasi
Selain membahas kepemimpinan, Wakil Dekan 1 juga memberikan edukasi mengenai peran mahasiswa sebagai Agent of Control. Terkait penyampaian aspirasi dalam bentuk demonstrasi, pihak fakultas menyatakan tidak melarang hal tersebut selama dilakukan melalui prosedur yang ilmiah dan tertib.
Prosedur yang ditekankan meliputi pelaksanaan kajian ilmiah terhadap topik yang dibahas, pengumpulan data yang valid, hingga diskusi dengan para ahli. Hasil kajian tersebut harus disampaikan secara tertulis melalui kertas kerja kepada pihak terkait. “Apabila tidak mendapat respons, lakukan permohonan audiensi. Jika tetap tidak direspon, baru diperbolehkan mengajukan izin demonstrasi yang kondusif dan terkendali,” tegasnya.
Komitmen Panitia dan Regenerasi
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Panitia mengungkapkan rasa hormat dan bangganya atas kehadiran serta dukungan moril dari pihak dekanat. Pihak panitia menilai pesan mengenai pengasuhan soft skill dan optimalisasi potensi diri sebagai “amunisi intelektual” yang sangat berharga bagi mahasiswa.
“Kami menyadari bahwa di industri IT nanti, karakter dan soft skill adalah kunci untuk bertahan di dunia kerja. Kami berkomitmen memastikan proses pemilihan berjalan jujur dan adil guna menghasilkan pemimpin yang tangguh dan memiliki integritas Bhayangkara,” pungkas Ketua Panitia dalam kesan dan pesannya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.30 hingga 17.30 WIB ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret atas permasalahan kampus sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dan fakultas.
