Dukung Ekonomi Sirkular, Tim Dosen Ubhara Jaya Berdayakan Masyarakat RW 015 Pondok Timur Indah

Bekasi — Dalam upaya mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga, tim dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar program pendampingan pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular di lingkungan RW 015, Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi. Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi serta mendampingi warga dalam mengolah limbah rumah tangga khususnya lembah kertas menjadi barang bernilai guna dan berpotensi menghasilkan nilai ekonomi. Sebagai bagian dari komitmen mendukung ekonomi sirkular, Tim Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) yang terdiri dari Muhammad Khaerudin, Dwi Budi Srisulistiowati, Andy Achmad Hendharsetiawan, Kusdarnowo Hantoro, Dani Yusuf dan Allan Desi Alexander menggelar pelatihan teknis pengolahan limbah kertas bagi warga RW 015 Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi.

Ketua Tim Dosen Ubhara Jaya menjelaskan bahwa konsep ekonomi sirkular tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah (reduce, reuse, recycle), tetapi juga menciptakan rantai nilai baru yang dapat menopang perekonomian keluarga di tingkat RT dan RW. “Melalui pendampingan ini, kami ingin mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi memanfaatkannya sebagai sumber daya baru. Ekonomi sirkular di tingkat RW bisa menjadi pondasi kemandirian ekonomi warga,” ujarnya

Tahap Sosialisasi
Mengawali rangkaian Program Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat, Tim Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan Tahap Sosialisasi bersama warga RW 015 Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi. Kegiatan ini menjadi fondasi utama untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Ubhara Jaya menyatakan bahwa pemilihan wilayah RW 015 Pondok Timur Indah didasari oleh potensi partisipasi warga yang tinggi serta pentingnya penanganan sampah dari sumbernya langsung. “Ekonomi sirkular bukan hanya soal lingkungan hidup, tetapi juga soal peluang bisnis baru. Kami hadir untuk memberikan pendampingan teoretis dan praktis agar sampah yang tadinya dianggap masalah, justru bisa menambah pundi-pundi pendapatan warga,” ungkapnya di sela-sela kegiatan

Sambutan Antusias dari Warga

Program ini mendapat respons positif dari pengurus dan warga setempat. Ketua RW 015 Perumahan Pondok Timur Indah menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan ilmu yang dibagikan oleh para akademisi Ubhara Jaya.

“Kehadiran tim dosen dari Ubhara Jaya memberikan semangat baru bagi warga kami. Sekarang warga tahu cara mengolah sampah dapur jadi kompos dan maggot, serta plastik bekas jadi barang berguna. Harapan kami, RW 015 bisa menjadi Kampung Pro-Klim dan Ekonomi Sirkular Percontohan di Kota Bekasi,” tutur Ketua RW 015. Melalui keterlibatan aktif antara pihak akademisi (Ubhara Jaya) dan masyarakat (RW 015 Pondok Timur Indah), program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan sekaligus menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi mandiri bagi warga setempat.

Tahap  Pelaksanaan – Memasuki inti program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular, Tim Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan Limbah Kertas di RW 015 Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi. Tahap pelaksanaan ini berlangsung meriah. Warga tidak hanya belajar teori, tetapi langsung membawa pulang hasil karya lembaran kertas daur ulang dan tempat pensil buatan sendiri.

“Tahap pelaksanaan ini adalah momen krusial untuk mengubah teori menjadi keterampilan nyata. Kami melihat semangat yang luar biasa dari warga RW 015. Kertas bekas yang tadinya hanya menumpuk dan dijual murah, kini berubah menjadi produk kerajinan bernilai tinggi,” jelas perwakilan Tim Dosen Ubhara Jaya.

Tahap Evaluasi Kegiatan – Menutup rangkaian program Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Sirkular, Tim Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan Tahap Evaluasi Kegiatan Pengolahan Limbah Kertas di RW 015 Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi. Tahap evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman warga, menilai kualitas produk daur ulang yang dihasilkan, serta memastikan keberlanjutan program (sustainability) setelah masa pendampingan utama selesai. Kegiatan evaluasi pelaksanaan dilakukan berdasarkan 2 aspek yaitu : – Aspek knowledge (pengetahuan) yaitu berdasarkan pengetahuan yang berkaitan dengan materi pelatihan. Aspek skill (keterampilan) berkaitan dengan kemampuan dalam pembuatan kartu nama, benner, logo, dll, – Aspek attitude (sikap) berkaitan dengan kemampuan dalam menyelesaikan masalah dan kemampuan dalam komunikasi. Ini merupakan kegiatan hasil dari pelaksanaan yang dilakukan.

Team  Pengabdian Masyarakat Dosen Ubhara Jaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat dan masyarakat RW 015 di Perumahan Pondok Timur Indah, Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi, atas kesediaan dan kerja sama yang diberikan sehingga pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan lancar.