Selamat dan Sukses: Prof. Dr. Mujiono Dikukuhkan sebagai Guru Besar Fasilkom UBHARA JAYA

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Fasilkom UBHARA JAYA) dengan bangga menyampaikan:

Selamat dan Sukses atas pencapaian akademik yang luar biasa kepada Prof. Dr. Mujiono, S.T., M.T yang telah resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Ilmu Pembelajaran Mesin (Machine Learning).

Pengukuhan ini merupakan pencapaian prestisius yang mencerminkan dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata Prof. Dr. Mujiono dalam mengembangkan keilmuan dan riset di bidang pembelajaran mesin sebuah bidang strategis yang menjadi tulang punggung dari transformasi digital dan kecerdasan buatan.

Kenaikan jabatan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi beliau secara pribadi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya untuk terus maju, berinovasi, dan berkontribusi dalam penguatan kapasitas keilmuan di tingkat nasional maupun global.

Semoga amanah baru ini menjadi ladang pengabdian yang semakin luas dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, dunia akademik, dan bangsa Indonesia.

Salam hormat,
Keluarga Besar Fasilkom UBHARA JAYA

Panduan Program Hilirisasi Riset Pengujian Model Prototipe

Hilirisasi riset adalah proses penting yang menghubungkan hasil riset dan inovasi dengan aplikasi praktis di dunia industri dan masyarakat. Proses ini bertujuan untuk mengubah temuan riset menjadi produk, teknologi, atau layanan yang siap dipasarkan dan memberikan nilai tambah ekonomi serta sosial. Dalam konteks ini, pengujian model prototipe menjadi tahap krusial untuk memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan dapat berfungsi sesuai harapan dan memenuhi standar kualitas yang diperlukan.

Panduan ini dirancang untuk memberikan panduan langkah demi langkah dalam melakukan pengujian model prototipe hasil riset, dengan fokus pada:

  1. Memastikan validitas dan keandalan prototipe sebelum masuk ke tahap produksi massal.
  2. Mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan teknis atau desain pada prototipe.
  3. Meningkatkan kesiapan teknologi untuk komersialisasi.
  4. Memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, pengembang, dan pelaku industri.
  5. Mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk pengembangan produk lebih lanjut.